Amanah berabad-abad inilah yang pada tahun 2017 dicatat oleh UNESCO pada
Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Manusia – artinya, yang didaftarkan itu bukan ‘bendanya’ pinisi, tetapi semua unsur ‘bukan benda’, hal-hal yang ‘tak dapat dipegang’, tetapi tetap berhubungan erat dengan cara membuat dan melayarkan perahu. Memang,
definisi UNESCO akan Warisan Budaya Takbenda berbunyi, “sekumpulan tradisi dan bentuk ekspresi yang masih hidup, yang diwariskan dari nenek moyang kita dan diteruskan kepada keturunan kita”; dan, ya, itulah yang coba kami sajikan pada laman-laman ini.